
Kami percaya bahwa teh adalah benda hidup yang dimatikan lalu dihidupkan kembali.
Ketika Teh masih menempel di pohonnya, ia hidup lalu kemudian mati ketika dipetik lalu kembali dihidupkan melalui proses pengeringan dengan api namun yang kami lakukan lebih dari itu!
Pada kesempatan kali ini kami mencoba mencampurkan daun teh kering dengan wood charcoal yang bertujuan untuk menghilangkan kotoran yang melekat di daun teh dan tentunya untuk kembali “menghidupkan” teh sehingga ketika diseduh aromanya lebih optimal dan ada feeling yang berbeda kalau dibandingkan dengan teh yang diseduh tanpa dihangatkan!
Terima kasih banyak kami ucapkan kepada mas @rezatjahjonodan mas @raitjah dari @teanology.id atas kesempatannya untuk mengadakan workshop ini
Pada kesempatan kali ini kami memakai teh Oolong varian terbaru yaitu Sweet and Savory Oolong single cultivar Taiwan 27 dari Ciwidey yang mempunyai karakter manis, gurih, notes floral seperti bunga baby breath dan rose!
